Mengaku Banyak Prestasi, Terdakwa Kombes Agus Fajar Suttrino Minta Keringanan Hukuman

Sidang online tetdakwa kombes agus fajar di PN Batam (nik).

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Terdakwa Kombes Pol Agus Fajar Sutrisno meminta keringanan hukuman atas perkara narkoba yang menjeratnya kepada majelis hakim melalui sidang online dalam sidang agenda pembelaan (pledoi), Rabu (15/5/2024) di PN Batam

Agus memaparkan prestasi -prestasi yang digapainya selama menjadi anggota Polri, dan ia mengaku juga sebagai tulang punggung istri dan ketiga anaknya. Bukan itu saja, Agus juga mengaku sebagai tulang punggung keluarga dari istrinya.

Bacaan Lainnya

“Sejak saya menjadi terdakwa dalam perkara ini, saya mendapatkan tekanan sosial dari teman -teman istri dan keluarga bahkan sudah mulai menjauhi serta menjaga jarak,” cerita terdakwa Kombes Agus Fajar Sutrisno pada majelis hakim.

“Disamping itu, memohon keringanan hukumam dari majelis hakim karena saya telah menyadari atas kesalahan dan memperbaiki diri tentang sifat -sifat buruk setelah memdapat rehabilitas di Lido Bogor,” pintanya lagi.
.
Sementara pledoi juga dibacakan oleh Elisuitq dari LBH Suara Keadilan sebagai penasihat hukum terdakwa Agus Fajar, mantan Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Ada empat poin pembelaan Agus atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) antara lain :

Pertama, agar majelis hakim yang memeriksa perkara ini menerima seluruh nota pembelaan (pledoi) yang diajukan terdakwa melalui penasihat hukumnya.

Kedua, menyatakan terdakwa sebagai penyalah guna atau pecandu narkotika.

Ketiga, menyatakan terdakwa agar menjalani masa perawatan di Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido Sukabumi, Jawa Barat atas ketergantungan narkotika berdasarkan surat rekomendasi hasil asesmen terpadu terdakwa Agus Fajar Sutrisno Nomor: R/TAT-01/1/ 2024/BNN tertanggal 25 Januari 2024 dan berita acara rapat pelaksanaan asesmen Nomor BA/01/1/ 2023/TAT/BNN tanggal 24 Januari 2024 dengan hasil pemeriksaan tim medis dan tim hukum (tim asesmen terpadu) tingkat nasional yang ditandatangani oleh Direktur Wastahti Brigjen Polisi Drs Aldrin MP Hutabarat SH MSi selaku Ketua TAT tingkat nasional.

Keempat, membebankan biaya perkara kepada terdakwa.

Bambang Trikoro selaku Ketua PN Batam didamping dua anggota majelis hakim yakni Yuanne Rambe dan Andi Bayu yang menyidangkan perkara ini, kembali mengagendakan sidang putusan pada tanggal 22 Mei 2024 nanti.

Sebelumnya, terdakwa Agus Fajar dituntut dengan penjara selama 2 tahun 6 bulan dan rehabilitasi medis selama 2 bulan yang telah dijalaninya.

Atas tindak pidana yang dilakukan Kombes Agus Fajar Sutrisno maka melanggar Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Nik).

Editor : Novi

Pos terkait

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Telisiknews.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.