Konsep Melestarikan Budaya dalam Perayaan Natal Simanjuntak Batam Timur 2022

  • Whatsapp
Ketua Natal , Darwin Simanjuntak dan seksi acara St. Nababan. (dok).

TELISIKNEWS.COM BATAK – Marga Simanjuntak adalah salah satu marga Batak Toba . Simanjuntak adalah marga yang dipakai oleh keturunan Raja Marsundung (Simanjuntak) hingga saat ini. Marga Simanjuntak ini berasal dari daerah Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Marga Simanjuntak adalah salah satu marga terbesar di kalangan suku Batak, sehingga terkenal dengan istilah “Simanjuntak na solot di ri” atau “Simanjuntak ri” yang artinya dimana ada rumput (ri), disitu ada Simanjuntak.

Read More

Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina (PSSSI ) Boru, Bere dan Ibebere Batam Timur akan merayakan Natal pada hari, Jumat (9/12/2022) di Gereja HKBP Batam Center, Resort XX Kepulauan Riau.

Perayaan natal tahun ini rencananya akan berbeda dari natal sebelumnya, dengan konsep budaya batak. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum PSSSI Batam Timur, Nikson Alfian Simanjuntak.

“Rencana panitia Natal tahun ini seperti itu, tujuannya agar generasi muda saat ini untuk tetap mencintai dan melestarikan budaya yang sudah ada dan diturunkan turun temurun.  Budaya menjadi karakter dan jati diri di dalam bingkai Kebhinekaan,” tutur Nikson, Senin (5/12/2022) pagi di daerah Batam Center.

Hal yang sama juga disampaikan oleh  ketua Natal PSSSI Batam Timur, Darwin Simanjuntak dan mengatakan bahwa Natal tahun ini menampilkan budaya Batak mulai memakai ulos, lagu rohani khas Batak dan tarian Batak dan berbagai budaya Batak lainnya.

“Dalam perayaan ini kami menampilkan berbagai kekayaan budaya Batak mulai dari pakaian adat, lagu khas Batak, tarian Batak, dan berbagai budaya lainnya. Harapan kita para anak-anak mencintai dan tidak melupakan budaya mereka,” jelas Darwin .

Lanjut Darwin, perayaan Natal 2022  kali ini pihaknya mengangkat tema ” Debata padengganhon hita tu diriNa marhite Kristus (Allah dengan  perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diriNya. 2 Korintus 5 :18). Dengan tema tersebut diharapkan PSSSI Batam Timur saling membantu, memperbaiki dan menerima kekurangan serta kelebihan satu sama lain.

“Kita harus membawa kebaikan untuk semua orang. Artinya selain menjadi pembawa damai kita diajarkan untuk berbagi kebaikan untuk semua orang apapun perbedaan dan latar belakangnya,” tutup Darwin Simanjuntak .  (He).

Editor : Novi

Related posts

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Telisiknews.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.