Jaksa Arif Darmawan Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 26 Batam, Ini Pesanya

Jaksa Arif Darmawan dari Kejari Batam saat menjadi pembina upacara di SMAN 26 Batam Center. (Ist).

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Kejaksaan Negeri Batam memberikan edukasi tentang hukum dan motivasi soal pemahaman hukum serta tindak pidana melawan hukum, yang diikuti ratusan siswa-siswi di SMAN 26 Batam Center, Kota Batam.

Hadir dalam giat tersebut dan bertindak sebagai pembina upacara yakni Jaksa Arif Darmawan Wiratama SH. Dalam sambutanya menyampaikan bahwa Jaksa Masuk Sekolah merupakan program Kejaksaan Agung RI yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia dengan tujuan untuk pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini.

Bacaan Lainnya

Diharapkan generasi muda bangsa tidak terjerumus dengan pelanggaran hukum, seperti tawuran, narkoba, korupsi, dan masalah kriminal lainnya.

Arif menjelaskan jaksa ke sekolah -sekolah adalah upaya dari Kejari Batam untuk memberikan pendidikan dan penguatan pengetahuan hukum kepada siswa sekolah sejak dini.

“Bahwa kami menangani perkara tindak pidana korupsi jadi siapa oknum-oknum yang melakukan korupsi atau pungli, itu bisa kami proses,”ungkapnya.

Selain itu, kata Arif, ada juga yang membidangi pembinaan, baik itu pembinaan internal. Kemudian bidang barang bukti. Dimana setiap perkara itu ada barang bukti yang disita.

“Nah itu kami kelola, lalu ada bidang perdata dan tata usaha negara itu mengawal pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan di wilayah masing-masing,” tutur Arif, Senin, (13/5/2024) di lapangangan SMA N 26 Batam.

Kemudian, ada bidang intelijen, yang salah satu tugasnya adalah melakukan pengenalan dan kesadaran hukum ditengah masyarakat, dan sebagaimana pagi ini di SMAN 26 Batam.

“Inilah salah satunya tuga saya di bidang intelejen, yaitu melakukan pengenalan hukum guna kesadaran hukum di tengah masyarakat serta pada adik-adik sekalian,”ungkap Arif.

Kejaksaan khususnya di bidang intelijen memiliki tanggung jawab yang sama dengan pemerintah, sama dengan para guru guna menyadarkan dalam konteks hari ini adalah siswa-siswi sekalian untuk sadar hukum. Hal ini penting karena kehidupan dengan adanya revolusi yang saat ini sudah memasuki 5 :0, dimana seluruh teknologi itu bisa dikendalikan lewat media sosial.

“Akan tetapi kita juga tetap harus waspada dalam menggunakan media sosial sebab jejak digital zaman sekarang sangat mudah untuk dijelajahi, harus lebih bijak dalam menggunakan sosial media maupun platform-platform yang tersedia di zaman ini,” pesan Arif.

Ditegaskan Arif, Jaksa hadir untuk mengingatkan adik-adik sekalian karena kalian adalah calon pemimpin bangsa. Untuk itu harus bijak bermedia sosial, tidak boleh melakukan bullying, tidak boleh melakukan pelecehan seksual.

“Jangan membully orang dan memfinah orang ya, karena adik-adik sekalian masa depan bangsa dan masih panjang perjalanan hidupnya,” pungkasnya. (Nik).

Editor : Novi

Pos terkait

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Telisiknews.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.