Ini Suntik “Mati ya”, Ucap Steven Saat Vaksin di Sekolah Luar Biasa Negeri Batam

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Ratusan pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Batam telah menerima suntik vaksin COVID-19,  dan butuh  penanganan khusus dengan membujuk para siswa anak -anak istimewa tersebut agar mau divaksin.

“Jadi target kami hari ini 135 siswa sesuai surat yang disampaikan pihak sekolah. Yang divaksin memang perlu penanganan khusus. Kami memaklumi respons mereka, namanya anak-anak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi saat meninjau langsung pelaksanan vaksin di SLBN Batam Center, Sabtu (21/8/ 2021).

Read More
Kadinkes Batam Didi Kusmajardi saat damping anak SLBN

Kegiatan vaksinasi ini disambut baik pihak sekolah dan para orang tua sehinga berjalan dengan baik. Pelaksanaan vaksinasi covid 19 ini untuk mendukung program pemerintah terkait pembentukan herd immunity kepada siswa -siswi. Ujar Didi.

Rengekan siswa dan siswi SLB mewarnai kegiatan vaksinasi tersebut. Petugas harus ekstra sabar ketika mendampingi vaksinasi anak-anak yang memiliki keterbatasan.

Saat pelaksanaan vaksin banyak hal -hal yang lucu diungkapkan pelajar SLBN Batam. Misalnya, Steven salah seorang siswa Tunagrahita SLB Negeri  Batam bertanya pada tim screening vaksin Covid 19.  Ini mau suntik “Mati” ya ?. Sambil dia tertawa, lalu dijawab tim screening, ini suntik vitamnin nak!.

Steven siswa Tunagrahita saat screening

Setelah adanya jawab itu, Steven bukan nya berhenti dan kembali menanyakan, kalau suntik “Mati ” itu seperti apa?.

Husst…disini tak ada suntik itu, ini semua suntik vitamin biar semua sehat. ” Kita tak boleh suntik itu ya, ini suntik vitamin,” tutur salah sattu tim screening dan Steven pun masuk ruang suntik dan berhasil.

Sementara, Airin siswa Tunagrahita  terpaksa dilakukan suntik pura -pura tanpa dosis. Karena tensi dari Airin ini rendah namun dia terus merenge untuk tetap di suntik. ” Untuk menenangkan Airin itu, kami berpura -pura menyuntik tanpa jarum suntik yang ditekan ke lenganya,” ujar salah seorang dokter vaksinator.

Terlihat, antusias orang tua saat mendampingi anak -anaknya agar mendapatkan suntik vaksin Covid 19 di SLBN Batam sangat tinggi. Dengan sabar membawa anaknya sekalipun ada yang menggunakan kursi roda.

Kepala SLBN Batam, Dian Indriany mengucapkan terimakasih pada petugas vaksinator dari Puskesmas Legenda dan secara khusus kepada Kepala Dimas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi yang memberikan perhatiannya terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Terimakasih dokter Didi Kusmajardi  yang menyempatkan hadir ke sekolah untuk memberi support buat anak -anak kami berkebutuhan khusus. Dengan sudah divaksinnya anak anak ini, maka belajar tatap muka nanti bisa dijalankan,” kata Dian.

Sementara, koordinator pelaksana giat vaksin SLBN Batam, Sulastri juga menyampaikan ucapan terimakasih buat Jaksa Filpan dan Kasi Barang Bukti Kejari Batam.Purnomo atas perhatiannya memberikan susu dan roti untuk anak SLBN sehabis suntik dosis pertama.

“Makasih pak Filpan dan pak Purnomo atas perhatiannya, anak -anak kami senang karena selesai suntik bisa minum susu dan makan roti,” ujar bu guru Sulastri didampingi pak guru Abu Lesie.

Editor : Nikson Juntak

Related posts