Dituntut 18 Bulan, Hakim PN Batam David Sitorus Vonis Onslag Terhadap Direktur PT Glory Point

Terdakwa Riki Lim saat mendengar putusan Onslag dari Hakim David Sitorus. (Nik).

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Hakim David Sitorus merupakan salah satu hakim yang sangat terkenal di pengadilan negeri Batam. Kebijakan dan pertimbangan serta analisa hukumnya termasuk hakim.yang berani, sekalipun itu ada berbeda pendapat dengan anggota mejelis lainnya.

Kali ini, putusannya boleh dikatakan sangat fenomenal atau sesuatu yang luar biasa dalam perkara tindak pindana diatur dalam Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan barang milik orang lain, dengan terdakwa Riki Lim selaku Direktur PT Glory Ponit.

Bacaan Lainnya

Walaupun tersendat -sendat membaca dan selalu memperbaiki amar putusannya yang salah dengan pena, Hakim David Sitorus mengatakan bahwa perbuatan terdakwa Riki Lim adalah bukan tindak pidana namun perbuatanya adalah perdata.

“Segala tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa/penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, akan tetapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana, karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana melainkan perdata. Maka kami menjatuhkan putusan lepas ((onslag van recht vervolging).

“Kamu terbukti melakukan itu hingga mengakibatkan kerugian pada orang lain, dan saudara sudah memperbaiki sesuai dengan putusan Mahkamah Agung, namun pihak korban tidak mengangap sepenuhnya. Atas putusan Onslag ini bagaimana terima atau pikir -pikir,” sebut David Sitorus, Senin (13/5/2024) sore di PN Batam.

Kemudian terdakwa melalui penasehat hukumnmya Hemanto Tambunan menyampaikan ada beberapa hal yang sesuai dengan pembelaan. “Untuk itu kami pikit – pikir dulu yang mulia,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Jaksa Arif Darmawan Wiratama yang mengatakan atas putusan dari majelis hakim in. “Kami pikir -pikir atas putusan hakim ini,’ ujar Arif.

Sebelumnya, Jaksa menuntut terdakwa Riki Lim agar tetap dihukum 1 tahun 6 bulan penjara di kasus pengerusakan pagar milik Lufkin Cornitra.

Bahwa, berdasarkan fakta -fakta yang terungkap di persidangan dan juga dari keterangan saksi -saksi, petunjuk, ahli serta barang bukti dan keterangan terdakwa sebagaimana telah di paparkan secara jelas dalam surat tuntutan.

“Yang semuanya telah tergambar secara jelas, cermat dan lengkap, bahwa terdakwa telah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan dan surat tuntutam kami,” ungkap Jaksa Arif. (Nik).

Editor : Novi

Pos terkait

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Telisiknews.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.