CP: Dua Tahun Saya Menjadi Istri Simpanan AT Oknum DPRD Batam

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Anggota DPRD itu resminya wakil rakyat. Tapi jika imannya tipis, bisa menjelma jadi wakil setan. Bukan saja karena tergoda oleh harta, tapi juga karena wanita. Bedanya adalah, bila tergoda oleh harta (anggaran negara) digarap ramai-ramai, jika tergoda wanita digarap sendiri dan diam-diam lagi.

Jika korbannya sudah siap diajak koalisi, pada akhirnya akan dieksekusi tanpa bisa menolak. Biarpun tadinya bilang ogah-ogah, tapi pada akhirnya bertekuk lutut dan berbuka paha juga.

Read More

Hal ini mungkin terjadi dengan kisah cinta oknum anggota DPRD Batam inisial AT dengan CP. Kasus dugaan perselingkuhan ini sudah berjalan sekitar 2 tahun lalu, namun cinta AT dan CP harus berakhir tanpa sebab akibat.

Menurut CP, hubungan asmaranya dengan AT sudah berjalan sekitar 2 tahun. Namun, hubungan itu mulai renggang disebabkan AT sudah sering berbohong dan tidak komitmen lagi.

“Saya dapat buktikan, selama 2 tahun ini saya menjadi istri simpanan dia. Kalau dia mengelak,” ungkap CP, dikutip dari Pelitatoday.com dan dibenarkan oleh CP pada Telisiknews.com, Selasa (31/8/2021) malam lewat messenger nya.

Wanita 35 tahun ini juga menerangkan bahwa, terkait postingan di laman facebook pribadinya soal klarifikasi dan permohonan maaf.

” Itu saya lakukan atas permintaan AT. Dia mengajak untuk bertemu di salah satu Hotel di Kota Batam. Klarifikasi dan permohonan maaf itu bukan saya yang menulis tapi dia (AT red)”

“Kami bertemu tanggal 24 Agustus 2021 dan sepakat membuat perjanjian, namun dia tidak komitmen dengan janjinya,”tutur CP.

Dijelaskan CP, menjalin hubungan asmara dengan AT karena saling mencintai. AT waktu itu sering curhat bahwa hubungannya dengan istrinya tidak akur.

“Kami saling mencintai, AT ini cerita kalau hubungannya dengan istrinya tidak akur. Selama kami pacaran, dia perhatian, baik dan memberikan uang belanja. Bahkan dia membeli cincin berlian sebagai bukti cintanya pada saya. Ada kok bukti transfer uang ke saya dari dia,” pungkasnya.

Dua tahun nafas desas desus dugaan perselingkuhan AT dengan CP tertahan rapat -rapat, namun pada akhirnya kadas juga. Kekecewaan CP mulai memuncak karena AT menyangkal hubungan mereka. Bahkan dituduh menjebak untuk memerasnya.

“AT dan Istrinya malah menuduh saya menjebak dan memeras setelah kasus ini terbongkar,” ujar CP.

Ditegaskan oleh CP, ia telah menemui
Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam untuk melaporkan masalah ini. Salah satu anggota BK DPRD Batam meminta dirinya untuk bersabar.

“Ibu bersabar dulu ya,”ungkap CP menirukan ucapan anggota BK DPRD Batam tersebut.

Editor : Nikson Juntak

Related posts