Ini Pesan Ephorus HKBP Terhadap 58 Wisudawati Bibelvrou Sarjana Agama Misiologi

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,SUMUT – Sekolah Tinggi Bibelvrouw Huria Kristen Batak Protestan (STB-HKBP), melaksanakan sidang terbuka dengan acara Wisuda Sarjana program studi Misiologi yang dipimpin oleh Ketua STB HKBP.

Sebanyak 58 Wisudawati yang lulus, 57 orang mengikuti acara secara tatap muka dan 1 orang hadir secara virtual karena sedang isolasi mandiri.

Read More

Hadir di acara Wisuda tersebut antara lain: Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Kadep Marturia Pdt. Kardi Simanjuntak, M.Min, Praeses Toba Hasundutan, Pdt. Tumpal Sinaga, M.Th, Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, Camat Laguboti P. Pangaribuan SH, Polres Toba dan jajaran Pemerintah Kabupaten Toba.

Foto bersama Ephorus dan para wisudawati serta ketua STB HKBP

Selain itu juga hadir seluruh civitas akademika STB-HKBP, para wisudawan dan dua orang mewakili Orangtua dari setiap wisudawan, utusan para Bibelvrouw di Distrik Toba serta dari Ketua lembaga pendidikan Teologi STD HKBP dan STGH HKBP.

Tema yang diambil untuk acara wisuda tersebut yaitu : Mendidik Manusia Seutuhnya: Berkarakter Unggul, Beriman dan Berilmu (2 Timotius 3:16- 17).

Dimana Wisudawati sebagai sarjana yang berkarakter unggul, beriman dan berilmu serta siap melakukan transformasi di tengah gereja dan masyarakat.

Dalam kata sambutan dari Ephorus HKBP Robinson Butar -butar menyampaikan, puji Tuhan dengan akreditasi baik pada hari ini telah diwisuda sebanyak 58 Balon Bibelvrouw sarjana agama jurusan Missiologi, di Gedung Serbaguna HKBP Laguboti.

“Saya hadir menyampaikan kata sambutan untuk menekankan agar wisudawati terus belajar, terus berlatih dan terus mengandalkan quality, dan tekuni panggilan,” ujar Robinson, Senin (7/6/ 2021).

Harapan, kiranya lulusan semakin berkualitas di bidangnya, dan dapat tampil di dunia nasional dan internasional. Dan STB HKBP semakin dapat bergerak dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi ke arah yang lebih maju lagi. Pungkasnya.

Acara wisuda dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dimana seluruh peserta wisuda dan keluarga membawa surat antigen Swab dengan hasil negatif.

Namun sebelum masuk ke dalam ruangan harus melakukan pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, dan selama acara berlangsung tetap memakai masker standar kesehatan serta menjaga jarak.

 

Editor : Nikson Juntak

Sumber : HKBP or id

 

Related posts