Angkatan 61 Serdik Sespimmen Polri Dikreg, Kompol Yunita Ajak Masyarakat Terapkan Prokes

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Peserta Pendidik (Serdik) Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan 61, Kompol Yunita Stevani, kembali mengimbau dan mengajak masyarakat khususnya warga Kota Batam untuk tidak melakukan mudik Lebaran (2021). Hal ini merupakan salah satu bagian dari menjaga protokol kesehatan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebab, ia khawatir Indonesia akan menjadi seperti di India yang saat ini mencekam akibat gelombang kedua Covid-19 jika masyarakat nekat mudik.

Read More

“Untuk mencegah kasus Covid-19 di Tanah Air, khususnya mendekati hari Idulfitri yang tinggal menghitung hari, bangsa Indonesia harus menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai pelajaran. Jika masyarakat abai dan tak peduli terhadap protokol kesehatan maka kasus seperti India bisa terjadi di Indonesia,” kata Yunita.

Imbauan dan ajakan larangan mudik itu dilakukan dengan cara pemberian striker pada kendaraan roda dua dan empat di Penyebrangan Roro Pelabuhan Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (10/5/2021).

Kegiatan ini, menurut Yunita Stevani, sebagai langkah meminimalisir penyebaran Covid-19 di Batam, wilayah Pelabuhan Telaga Punggur khususnya. Diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya protokol kesehatan (5M), yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan.

“Sebagai petugas, selain menjaga diri kita sendiri, juga harus mengingatkan kepada masyarakat sehingga semuanya sama-sama berupaya menghentikan penyebaran wabah pandemi ini (Covid-19),” ujar Kompol Yunita.

Kebijakan larangan mudik ini, kata Yunita bukan tanpa alasan. Keputusan peniadaan mudik tersebut melalui berbagai pertimbangan, masukan, dan data-data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir.

“Larangan mudik ini penting untuk dilaksanakan, jika dibiarkan seperti tahun lalu, maka akan terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang diikuti angka kematian,” ujarnya.

Dijelaskan Yunita, tujuan dari kegiatan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan.

Karena itu, Yunita berharap agar masyarakat mematuhi peraturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah.

Menurut dia, perlu ada kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat terkait larangan mudik.

“Masyarakat diharapkan sadar dan mau mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik tahun ini,” pintanya.

 

 

Editor : Nikson Juntak

Related posts