PT Jasa Raharja dan KSOP Khusus Batam Berikan Diklat BST Pelaut

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau bekerjasama KSOP Khusus Batam, mengadakan Diklat keterampilan pelaut Basic Safety Trainning terhadap 9 perusahaan pelayaran yang berada di Pelabuhan Sekupang dan Telaga Punggur Batam.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PT Jasa Raharja juga menggandeng Maritime National Training Center yang berlokasi di Jl. Komp. Pendidikan dan Wisata Maritim No.1, Tanjung Buntung – Bengkong Laut Kota Batam. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan, khsusnya pada program Basic Safety Training (BST), Medical First Aid (MFA) dan Security Awareness Training (SAT).

Read More

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kepri, Tamrin Silalahi mengatakan dalam pelatnas han ini diikuti 10 orang yang berada di Pelabuhan Sekupang dan Telaga Punggur, Batam. Dan kegiatan akan dilaksanakan selama 8 hari, mulai tanggal 22 – 29 September 2020. Diawali pembukaan diklat yang dilaksanakan di Kantor Cabang PT. Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau.

Selan itu kata Tamrin Silalahi bahwa, kegiatan tersebut adalah rangkaian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Tanggung jawab sosial itu adalah komitmen bisnis untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala KSOP Khusus Batam yang diwakili oleh Kepala Bidang Laut Capt. Ferry Akbar mengatakan bahwa, KSOP mendukung penuh kegiatan ini, dimana kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas yang baik antara Jasa Raharja dan KSOP Khusus Batam dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para awak operator angkutan laut demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan angkutan laut di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Capt. Ferry Akbar juga menegaskan bahwa, perlunya menumbuhkan budaya keselamatan pelayaran dan menjadikannya sebagai tanggung jawab bersama. Dimana tingginya resiko yang dihadapi pelaut hingga kecelakaan laut, tentu tak diharapkan semua orang sehingga Kementerian Perhubungan melalui lembaga diklat keterampilan pelaut dalam hal ini, terus menggalakkan penguasaan keterampilan melaut yang benar dengan memiliki sertifikasi kompetensi Basic Safety Training (BST). Ungkapnya. (Li)

Editor : Nikson Juntak

Related posts