46 Positif C19 Di Batam Bertambah, Masyarakat Dihimbau Jangan Ikut “Berkampanye”

  • Whatsapp

TElLISIKNEWS.COM,BATAM –Kasus bertambahnya positif Covid 19 ( C19) di Kota Batam mendapat tanggapan dari seorang pemerhati lingkungan dan kesehatan. Menurutnya, cara untuk memutus mata rantai penyebaran yakni: stop nongkrong rame -rame dan tinggal di rumah serta jangan ikut -ikutan ” Berkampanye”.Kata Cypriana Situmorang Amd, SH.MH.

Lanjut alumni Fakultasi Hukum Unad Padang ini menyampaikan bahwa, sejak diterapkan pemerintah menjalani hidup normal, banyak masyarakat langsung lepas kontrol tanpa peduli protokol kesehatan.

Read More

Selain itu, banyak juga masyarakat tidak menyadari dengan serius bahwa virus corona ini adalah penyakit yang sangat mematikan. Bahkan masih ada mencueki bahwa C19 ini hanya virus biasa, tanpa memikirkan jika ada dari keluarganya yang terpapar seperti apa sedihnya. Ujarnya.

Diterangkannya lagi, di Kepulauan Riau secara khusus Kota Batam bahwa saat ini ada agenda besar yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan Desember 2020 nanti. Sehingga banyak Bacalon bersama tim -tim suksesnya mencari simpatisan dari masyarakat.

Disini juga harus disadari bahwa saat masyarakat berkumpul atau temu jumpa dengan Bacalon dan tim kampanyenya, maka virus C19 akan mengintai. Dimana imun orang yang di jumpai atau menjumpai beradu kuat. Siapa yang lemah akan kalah, dan akhirnya terpapar virus corona itu.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar gunakan masker dan cuci tangan setiap saat. Dan jangan ikut -ikutan berkampanye, kasihan anak dan istri serta keluarga di rumah,”pinta Cypriana Situmorang, Senin(31/8 /2020).

Sementara, jika harus keluar rumah, kata Cypriana terapkan langkah pencegahan pertama: apabila sedang tidak enak badan jangan paksakan keluar. Lalu terapkan physical distancing saat diluar rumah.

Sedangkan saat kembali ke rumah, langsung lakukan hal berikut ini :
• Buka alas kaki sebelum masuk ke dalam rumah.
• Semprotkan disinfektan pada alas kaki maupun peralatan yang kamu gunakan.
• Cuci tangan dengan air dan sabun.
• Lepaskan pakaian yang dikenakan dan segera masukkan ke dalam tempat cucian yang tertutup.
• Mandi dan berganti pakaian bersih sebelum bersantai atau berkumpul dengan keluarga. Tuturnya.

Bertambahnya kasus C19 di Batam dirilis Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Dokter Didi Kusmarjadi dan mengumumkan  46 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu(30/8/2020).Dengan penambahan ini, tercatat ada 663 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam.

Sebanyak 17 kasus tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah ( RSUDEF) yang terkonfirmasi positif C19. Kemudian, 11 orang tenaga kesehatan Rumah Sakit Elisabet (RSELB) dan 2 orang bagian administrasi.

Didi menjelaskan, data penambahan 46 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru dan Hasil Tracing.

“Kami sampaikan jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 46 orang warga Kota Batam yang terdiri atas 19 orang laki-laki dan 27 orang perempuan terkonfirmasi Positif,” ungkap Didi, Senin( 31/8/2020) pagi.

Dijelaskan Didi bahwa kasus pasien terkonfirmasi pertama adalah nomor 618, PRG, laki-laki, 54 tahun, Nakes-PKM Cate, beralamat di perumahan Taman Sari Hijau, Kelurahan Tiban Baru Kecamatan Sekupang.

Ke-2 adalah kasus nomor 619,N, perempuan, 53 tahun, Nakes-PKM Sekupang, beralamat di perumahan Jalan Kartini, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang.

Ke-3 adalah kasus nomor 620, AWW, perempuan, 30 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di kawasan Perum Griya Permai, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung.

Ke-4 adalah kasus nomor 621.HN, perempuan, 24 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Pulau Buluh, Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang.

Ke-5 adalah kasus nomor 622, LCL, perempuan, 33 tahun, POS-RSUDEF, beralamat di perumahan Parisa Indah,Kelurahan Sungai Langkai Kecamatan Sagulung.

Ke-6 adalah kasus nomor 623.TR, perempuan, 31 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumnas Griya Sagulung Permai, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung.

Ke-7 adalah kasus nomor 624, AI, perempuan, 45 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Buana View Asri Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji.

Ke-8 adalah kasus nomor 625, FAP, perempuan, 38 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Merlion Square, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Ke-9 adalah kasus nomor 626.RRP, laki-laki, 28 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Baloi Total, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-10 adalah iasus nomor 627, RSS, perempuan, 29 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Arira Garden, Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa.

Ke-11 adalah kasus nomor 628.BPP, laki-laki, 47 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Jalan Teratai, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-12 adalah kasus nomor 629, FH, laki-laki, 48 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Purimas Residence I, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota.

Ke-13 adalah kasus nomor. 630, RA, perempuan, 42 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Duta Mas, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ke-14 adalah kasus nomor 631, LSS, perempuan, 50 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Kembang Sari, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-15 adalah kasus nomor 632,BSD, perempuan, 48 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di Kompleks KDA, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.

Ke-16 adalah jasus nomor.633, MKP, perempuan, 52 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-17 adalah kasus nomor 634, M, laki-laki, 24 tahun, Mahasiswa, beralamat di perum Duta Mas, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ke-18 adalah iasus Nomor 635, K, perempuan, 21 Tahun, Mahasiswa, beralamat di perum Duta Mas, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ke-19 adalah kasus nomor 636, RLAC, laki-laki, 61 tahun, karyawan swasta, beralamat di perum Duta Mas, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ke-20 adalah kasus nomor 637, H, Laki-laki, 37 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perum Jalan Kartini, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang..

Ke-21 adalah kasus nomor 638.YF, perempuan, 48 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-22 adalah kasus nomor 639,YC, perempuan, 41 tahun, Nakes-RSUDEF, beralamat di Villa Panbil, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sungai Beduk.

Ke-23 adalah kasus nomor 640, YG, laki-laki, 36 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perum Duta Mas, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-24 adalah kasus nomor 641.KN, perempuan, 33 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di Perum Akasia Garden, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang.

Ke-25 adalah kasus nomor 642, RKS, perempuan, 22 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perumahan Blok 2, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-26 adalah kasus nomor 643,RMS, perempuan, 25 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perumahan Blok 3, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-27 adalah kasus nomor 644, ESL, perempuan, 25 tahun, Admin RSELB, beralamat di Perumahan Blok 3, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-28 adalah kasus nomor 645, SPAL, perempuan, 25 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di Perum Putri Hijau, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji.

Ke-29 adalah kasus nomor 646,.MH, perempuan, 29 tahun, Pelajar, beralamat di perumahan Blok 2, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-30 adalah kasus nomor 647.MS, laki-laki, 26 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perumahan Blok 2, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-31 adalah kasus nomor 648.RN, perempuan, 34 tahun, Admin-RSELB, beralamat di Perumahan Blok 3, Kelurahan Batu Selicin Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-32 adalah kasus nomor 649, DSS, perempuan, 28 tahun, Admin-RSELB, beralamat di perumahan Buana Regency Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.

Ke-33 adalah kasus nomor 650, BIL, laki-laki, 24 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perumahan Tanjung Uma, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-34 adalah kasus nomor 651, BS, laki-laki, 28 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perum Bukit Kamboja, Kelurahan Sungai Pelenggut Kecamatan Sagulung.

Ke-35 adalah kasus nomor 652, AS, perempuan, 28 tahun, Nakes-RSELB, beralamat di perumahan Blok 2, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.

Ke-36 adalah kasus nomor 653,VSR, perempuan, 29 tahun, Nakes-RSELB, beralamat dikawasan Perum Buana Bukit Permata, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Ke-37 adalah kasus nomor 654, JSS, laki-laki, 48 tahun, Pengacara, beralamat di perumahan Odesa Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.

Ke-38 adalah kasus nomor 655, EC, laki-laki, 48 tahun, wiraswasta, beralamat di perumahan Permata Indah, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong.

Ke-39 adalah kasus nomor 656, NN, perempuan, 29 tahun, IRT, beralamat di Perum Cipta Permata, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong.

Ke-40 adalah kasus nomor 657,APH, laki-laki, 28 tahun, karyawan swasta/Ekpatriat WNA Belgium, beralamat di Hotel di wilayah Sukajadi Batam Centre, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-41 adalah kasus nomor 658, MS, laki-laki, 58 tahun, karyawan swasta/Ekspatriat WNA-UK GBR, beralamat di Hotel wilayah Sukajadi Batam Centre, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-42 adalah kasus nomor 659, Z, laki-laki, 30 tahun, karyawan swasta, beralamat di perum Bambu Kuning.

Ke-43 adalah kasus nomor 660, NS, perempuan, 40 tahun, IRT, beralamat di perumahan Taman Mediterania,  Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ke-44 adalah kasus nomor 661,DMH, laki-laki, 42 tahun, karyawan swasta/Ekspatriat WNA-UK GBR, beralamat di Hotel wilayah Sukajadi Batam Centre, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

Ke-45 adalah kasus nomor.544, ADR, laki-laki, 45 tahun, Pelaut/Crew Kapal, beralamat di Shipyard Tanjunguncang,  Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Ke-46 adalah kasus nomor 663, E,laki-laki, 38 tahun, Pelaut/Crew Kapal, beralamat di Shipyard Tanjungucang,  Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

“Hal ini akan memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut, ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,”ungkapnya.

Editor : Nikson Juntak

Related posts