Modus Investasi, Pelaku V Raup Uang Rp 12.9 Miliar dari Korbannya di Batam

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – V alias K diamankan dari tempat kost perlarian di Jalan, Krida, 18 Malalayang, Manado, Sulawesi Utara. Dia melarikan diri setelah melakukan penipuan dan penggelapan.

Uang sebanyak Rp 12.9 miliar diraup pelaku dari hasil menipu dengan modus investasi poin pertukaran dolar. Pelaku dilaporkan ke SPKT Polda Kepri tanggal 26 Juni 2020. Berdasarkan aduan tersebut, polisi menerbitkan LP-B/65/VI/2020/Spkt-Kepri.

Read More

Jumlah korban diketahui sebanyak 11 orang, salah satunya WNA Malaysia. Para korban sebelumnya sudah mengenal pelaku. Karena, salama ini korban menukarkan dolar ke money changer tempat pelaku bekerja.

“Para korban ini diimingin oleh pelaku akan mendapat keuntungan dalam setiap 1 lembar pecahan 1.000 dolar Singapura berupa point sebanyak 20 point atau sebesar Rp 20.000. Dan keuntungan  didapatkan para korban setiap hari kerja,” ungkap Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, Rabu (22/07/2020) di Polda Kepri.

Kecurigaan dan keresahan para korban setelah handpone pelaku tidak dapat dihubungi lagi.Ternyata pelaku sudah meninggalkan Batam serta menjual rumahnya yang berada di Batam.

“Sebelum meninggalkan Batam, pelaku menjual rumahnya yang di Batam dan mematikan nomor handphonenya, serta tidak diketahui keberadaannya oleh para korban,” tuturnya.

Berdasarkan laporan polisi tersebut, Tim Ditreskrimum Polda Kepri melacak keberadaan pelaku. Pelaku didapati telah kabur ke Manado.

“Tim Ditreskrimum Polda Kepri berhasil melacak keberadaannya, dan pada Senin tanggal 13 Juli 2020  berhasil diamankan di Helios kost Jalan Krida 18 Malalayang, Manado, Sulawesi Utara,” ujar Wadir Krimum Polda Kepri.

Atas perbuatan pelaku dikenakan pasal 378 dan atau pasal 372 jo pasal 64 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Kata AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.Ik. M.H didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno. (Ri)

Editor : Nikson Juntak

Related posts