Karyawan Garment PT Ghim Li di Tunas Industri Mogok, Kata Disnaker Batam Sudah Ada Hasil Mediasinya

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Buruh pabrik garmen PT. Ghim Li Indonesia di Kawasan Tunas Industri Batam Center, Kecamatan Batam Kota menggelar aksi demo, Jumat (17/7/2020).

Massa aksi yang terdiri dari ibu-ibu dan laki -lak ini merupakan perusahaan germen yang terbesar di Batam. Ratusan massa ini berorasi sambil membentangkan spanduk di depan pintu gerbang perusahaan asal Singapore tersebut.

Read More

Salah seorang karyawan bagian sewing mengatakan, aksi mereka adalah untuk memberi dukungan pada tiga orang penggurus serikat yang di PHK secara sepihak. Pemutusan kerja sepihak yang dialaminya itu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dan dinilai ngawur.

“Kami sepakat untuk memberikan dukungan atas ketidakadilan yang diterima tiga penggurus serikat pekerja,” ungkapnya yang tidak mau disebutkan namanya.

Dalam mediasi antara pekerja dengan menejemen PT Ghim Li tersebut, hadir juga dari Disnaker Kota Batam yakni Tukiman, Kasi Kelembagaan Hubungan Industrial dan Hendra Gunadi.

Menurut Hendra Gunadi Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mengatakan bahwa, masalah di PT Ghim Li sudah ada keaepakatannya, sepertinya pengurus PUK yang di-PHK dipekerjakan kembali.

“Saya belum dapat salinan kesepakatan tersebut,” ungkap Hendra kepada Telisiknews.com, Sabtu (18/7 /2020) pagi.

Foto ibu ibu saat berjuang di SMANTi bersama Gubernur Kepri

Pantauan dari ibu -ibu karyawan germen PT Ghim Li dan PT lainnya mengatakan, saat ikut berjuang di SMA Negeri 3 Batam agar anaknya diterima sekolah, malah mendapat surat peringatan dari perusahaan. Karena beberapa kali izin supaya bisa bergabung dengan orang tua wali siswa. Namun kenyataannya sampai saat ini anaknya juga belum dihubungi pihak sekolah SMANTI.

“Kasihan aku mas, sudah dapat SP dari PT tempat kerja malah anak belum dapat telepon lagi dari SMA N 3,” ungkapnya sambil berlinang air mata.

Nikson Juntak

Related posts