797.53 Hektar Lahan di Riau Terbakar sejak Januari 2020

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM, DURI –Luas lahan terbakar di Provinsi Riau sejak Januari 2020 menembus angka 797.53 hektar. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah, seiring dengan minimnya curah hujan memasuki pertengahan Maret 2020.

Hal ini dipaparkan di pusat data dan informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Kepala BPBD Edwar Sanger juga turut membenarkan hal itu.

Dia menerangkan, dari 797.53 Ha lahan yang terbakar, wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menempati posisi teratas dari wilayah Riau lainnya. Luas lahan yang hangus di Inhil mencapai 215.6 Ha.

“Jumlah data terbakar di Rohil 35,25 Ha, Dumai 98,55 Ha, Bengkalis 162,1 Ha, Meranti 24 Ha, Siak 165,06 Ha, Pekanbaru 10 Ha, Kampar 19,37 Ha, Pelalawan 22,6 Ha, Inhu 45 Ha, dan yang paling luas itu di Inhil 215,6 Hektar,” jelasnya.

Dari beberapa wilayah tersebut, terdapat dua kabupaten yang belum tsrsentuh titik api hingga saat ini. Wilayah tersebut ialah Rokan Hulu (Rohul) dan Kuantan Singingi (Kuansing).

Selain kedua tempat itu, tidak ada yang lolos dari amukan si jago merah. Hingga siang ini jumlah lahan yang terbakar terus bertambah. Adapun temuan titik api terbaru berada di jalan lingkar atau jalan mulia, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai meluas lebih kurang 13 hektar. “Awalnya hanya 10 hektar saja,” tambahnya.

Dengan semakin meluasnya areal hutan dan lahan yang terbakar, kepala BPBD Provinsi Riau itu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar semak dan pepohonan yang telah mati.

“Untuk memastikan Riau terbebas dari asap, pembukaan jalan dengan cara membakar sangat dilarang. Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama,” tutupnya. (Jun/Nofri)

Related posts