Warga Citra Batam Desak Menejemen Pollux Habibie buat Drainase Sendiri, Sebelum ada Korban Jiwa

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Sejak adanya rencana pembangunan apartemen Pollux Habibie sudah sering memunculkan masalah buat Warga citra Batam. Kekuatiran warga sangat beralasan, tapi dari pihak perusahaan kurang serius menanggapinya.

Dilihat dari konstruksi dindng tembok sebagai pagar, tidak memperhatikan sisi keselamatan bagi lingkungan dan warga perumahan Citra Batam. Buktinya, pagar yang roboh dibuat dengan tinggi sekitar 4 meter tanpa penyangga dan pondasi yang memadai. Kata Saiful Badri, Kamis (30/1/ 2020) pagi pada Telisiknews. com.

Selain itu, limbah dan air dari Pollux Habibie juga mengarah ke parit kecil yang dibangun perumahan Citra Batam. Sehingga jika hujan lebat tidak mampu untuk menampung debit Air, akhirnya air dan kayu – kayu meluap ke komplek Citra Batam.

“Seharusnya mereka punya system drainase sendiri. Ini kok Citra Batam dijadikan untuk saluran air dan limbahnya. Pagar yang roboh juga dibuat dengan tinggi sekitar 4 meter  tanpa penyangga dan pondasi memadai. Sedangkan air dari bangunan Pollux Habibie yang berjarak hanya sekitar 1.5 meter diarahkan ke pagar. Ungkap Saiful.

Hadirnya Bangunan Pollux Habibie membuat Pagar Perumahan Citra Batam Jebol

Apabila hal ini juga tidak diperbaiki dan memberikan solusi untuk kenyamanan warga Citra Batam, maka seluruh warga perumahan mendesak untuk menghentikan pembangunan Pollux Habibie.

“Hentikan pembangunan Pollux Habibie sebelum ada solusinya. Jangan sampai ada korban jiwa. Pihak perusahaan harus memperhatikan dampak lingkungan. Karena ribuan warga yang tinggal di Citra Batam. Dengan kejadian ini jika tidak ada juga solusi yang membuat warga merasa nyaman, jangan salahkan warga jika datang rame – rame menghentikan kegiatan pembangunannya, ” tegas aktifivis dan penggurus DPD SPSI Kepri ini.

Kejadian kemarin (Rabu red) membuat warga Citra Batam kaget karena air bercampur Lumpur datang dari Pollux Habibie seperti air bah, dan menerjang puluhan rumah. Beberapa pagar rumah warga rusak, mobil lagi parkir juga ikut rusak dan satu motor tertimbun runtuhan pagar dan lumpur. Kesalnya.

Nikson Juntak

Related posts