Hadirnya Bangunan Pollux Habibie membuat Pagar Perumahan Citra Batam Jebol

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Meisterstadt atau dikenal Pollux Habibie adalah pengembangan real estat di Batam, Kepulauan Riau, yang berlokasi di jalan Laksamana Bintan, Batam Centre.Tepatnya disamping perumahan Citra Batam.

Hadirnya mega proyek ini berdampak buruk bagi warga yang bermukim di perumahan Citra Batam Center. Buktinya, hujan deras yang turun sekitar 1 jam menghancurkan pagar pembatas yang dibangun oleh warga Citra Batam. Karena tembok dinding bangunan Pollux Habibie menempel di dekat pagar tersebut.

Read More

Menurut penuturan Saiful Badri, warga yang tinggal di komplek Citra Batam ini mengatakan, persoalan tembok dinding Pollux Habibie sangat dekat jaraknya dengan pagar pembatas yang dibuat warga perumahan Citra Batam.

“Persoalan ini sudah diberitahukan sebelumnya kepada menejemen Pollux Habibie agar dinding temboknya jangan mepet ke pagar perumahan Citra Batam. Namun hal itu tidak ada solusi diberikan, akhirnya seperti ini,”kata Saiful Badri, Rabu (29/1/2020) sore pada Telisiknews. com.

Lanjut Saiful, jembolnya pagar pembatas Citra Batam ini akibat tingginya tanah dan bangunan Pollux Habibie. Sehingga saat hujan turun deras maka dorongan tanah yang dibawa air, secara otomatis turun ke tempat rendah menghancurkan pagar dan membawa lumpur ke komplek Citra Batam.

“Rumah saya tadi banjir dengan tinggi 5 cm dan jalan komplek berlumpur dan ketinggian air sekitar 30 cm,” tutur Saiful, aktivis dan penggurus DPD SPSI Kepri.

Selain itu, pihak menejemen Pollux Habibie mendirikan dinding tembok tanpa membuat parit sendiri. Saat hujan, air yang turun dari lokasi Pollux masuk parit yang sudah dibuat oleh warga perumahan Citra Batam.

“Inilah yang sangat kami sayangkan, pihak menejemen Volux Habibie tidak peduli akan keluhan warga perumahan Citra Batam. Jika sudah terjadi begini siapa yang bertanggung jawab,” pungkasnya. (Rin)

Pantaun dilokasi, satu unit mobil warga Citra Batam yang terparkir di depan rumah mengalami rusak ringgan akibat batu dan kayu yang dibawa air. Dan jalan perumahan ditutupi lumpur dan batu – batuan.

Editor :Nikson Juntak

Related posts