Lima Pasien Gagal Operasi di RSUD Batam, Alasanya Obat Anestesi Habis

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM, BATAM – Lima pasien yang hendak operasi (Bedah) mengaku kecewa, pasal pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batu Aji Kota Batam, tidak memiliki stok obat Anestesi.

Kelima pasien yang sudah melakukan puasa dan di jadwalkan operasi pada, Rabu 15 Januari 2020 pagi, terpaksa gagal yakni 2 pasien ibu melahirkan dan 3 pasien operasi bedah. Hal ini disampaikan oleh keluarga pasien pada media ini.

Kemudian Humas RSUD Batam, Novita membenarkan bahwa, saat ini stock obat anestesi lagi habis namun obat itu sudah dalam pengantaran dari farmasi.

“Ya, obat anestesi lagi habis, namun sudah dalam pengantar ke RSUD dari farmasi. Operasinya akan dilanjutkan setelah obat itu sampai,” kata Novita saat dihubungi ke handphonenya.

Kosongnya stok obat bius itu diakui salah seorang dokter RSUD Batam. Dikatakan dokter tersebut, jika saat ini tidak bisa melayani pasien operasi karena persedian obat bius lagi kosong.

Dua ibu hamil (bumil) gagal melakukan operasi melahirkan secara caesar, dan terpaksa ditunggu atau dijadwalkan lagi sampai obat itu ada. Beruntung, lima pasien itu baik bukan emergency dan bukan dalam gawat darurat. Tuturnya.

Lanjutnya, obat anestesi itu sudah dua minggu sebelumnya disampaikan agar disiapkan. Namun sampa jadwal operasi tiba, obat itu tetap kosong.

“Kasihan pasien sudah jalani puasa, tapi operasinya tak jadi. Jika kondisi sudah emergensi mana boleh ditunda-tunda. Management berjanji obat bius akan tersedia siang ini, Rabu (15/1/2020), ” ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Batam, Ides Madri saat dimintai tanggapan terkait kekosongan obat di RSUD Batam mengatakan, meminta persoalan ini segera teratasi. Sebab, obat  merupakan hal penting yang harus terpenuhi pasien.

Ides mengaku persoalan obat yang sifatnya urgent dan wajib diperoleh pasien. “Karena obat sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang kondisinya sakit, apalagi untuk operasi. Jangan ini terjadi lagi karena fungsi pengangaran telah kita lakukan,” kata Ides, Rabu (15/1/2020) siang diruangannya.

Nikson Juntak

Related posts