Kepala Puskesmas Pulau Buluh Batam Bantah, tidak ada 50 Pasien Terserang DBD

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM -Pasien demam berdarah dengue (DBD) di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam tercatat 19 orang. Ini sesuai data yang diminta dari beberapa rumah sakit.

Kepala Puskesmas ( Kapus) Pulau Buluh, dr Hari mengatakan bahwa, berita yang beredar di media yang mempublikasikan pasien DBD di Pulau Buluh sebanyak 50 orang adalah tidak benar. Sesuai data yang ada dari beberapa RS yang ada di Kota Batam, cuman 19 pasien saja yang dari Pulau Buluh

’50 pasien terserang DBD di Pulau Buluh yang diterbitkan oleh media itu tidak benar. Data yang kami check dari Rumah Sakit yang di Batam hanya 19 orang saja,”kata dr. Hari, Senin (2/12/ 2019) kepada Telisiknews.com di Pulau Buluh.

Foto bersama dokter Hari (kiri pojok)

Menurutnya, sejak Juli 2019 lalu sudah dilakukan pencegahan dan penyuluhan kepada masyarakat Pulau Buluh mengenai penyakit yang disebabkan oleh nyanmuk tersebut. Bahkan 7 kali penyemprotan fogging telah dilaksanakan ke seluruh wilayah -wilayah komplek pemukiman masyarakat.

“Kami telah edukasi masyarakat untuk mencegah datangnya nyamuk DBD yakni melalui PSN atau menguras, menutup dan mengubur tempat air yang menjadi sarang nyamuk. Karena nyamuk mudah bersarang di air bersih seperti bak mandi, tempayan maupun dispenser,” himbaunya.

Sementara masyarakat Pulau Buluh saat acara reses dokter Afrizal Dahlan, wakil ketua 3 DPRD Provinsi Kepri di Pulau Buluh mengakui bahwa, anak – anak Pulau Buluh yang terserang DBD sebanyak 50 orang.

Apa benar sesuai berita media bahwa anak -anak Pulau Buluh ada 50 pasien terserang DBD?. Benar, jawab para warga kepada anggota dewan kota Batam, M Kamal yang juga ikut dalam reses dr Afrizal Dahlan tersebut.

Nikson Juntak

Related posts