Mengapa Walikota Batam tidak Hadir Pengambilan Formulir Cagub Kepri?. Ini Alasanya

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,TANJUNGPINANG  – Walikota Batam Muhammad Rudi rencanya akan maju dan menjadi calon Gubernur Kepri periode 2020-2025. Beberapa partai pun dijelajahi dan mengambil formulir untuk mendaftar. Salah satunya di kantor Sekretariat DPD Partai Demokrat Kepri, Senin (18/11/2019) lalu.

Menurut salah seorang pengiat politik, Cypriana Situmorang mengatakan bahwa, Muhammad Rudi SE adalah sosok yang memiliki intelektual berpolitik yang rapih dan cerdas. Namun perlu kehatian -hatian dalam memilih kederaan politiknya.

Sebelumnya, M.Rudi adalah pigur dan kader di partai Demokrat dan menjadi  kenderaan hingga membawanya duduk sebagai Wakil dan Walikota Batam. Berkat partai inilah namanya mulai melambung dan diperhitungkan. Seiring berjalannya waktu, partai ini ditinggalkan dan berpindah ke partai NasDem.

Keputusan itu dipilihnya dengan tepat, karena berbagai faktor politik yang saat itu tidak stabil sehingga mau tidak mau, partai itu harus ditinggal.

“Itulah politik, move on hal yang biasa,” ujar Cypriana Situmorang, lulusan Hukum Internasional Andalas Padang dan Akademi Bahasa Asing Prayoga Padang ini, Rabu (20/11/2019) pada Telisiknews.com.

Mengapa M.Rudi tidak hadir dalam pengambilan maupun pengembalian formulir pendaftaran Balon Gubernur Kepri 2020?. Ini alasanya

Pengambilan formulir diwakili oleh tim pemenangan Muhammad Rudi yakni Tengku Afrizal Dachlan, Ketua DPD Partai Nasdem Tanjungpinang Bobby Jayanto dan Ketua DPD Partai Nasdem Natuna Ilyas Sabli.

Menurut tim pemenangan Muhammad Rudi, Tengku Afrizal Dachlan yang  mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendapat amanah langsung dari Muhammad Rudi untuk mengambil formulir dari partai Demokrat untuk maju menjadi bakal calon (Balon) Gubernur.

“Kami mendapat amanah untuk mengambil formulir pendaftaran. Kita sudah mendaftar di partai Golkar, Gerindra, NasDem dan Demokrat,” ungkap Tengku Afrizal Dahlan, Senin (18/11/2019).

Hal ini menurut Dahlan bahwa pihaknya berupaya mencari dukungan dari partai lain seperti Demokrat.

“Kami saat ini masih menunggu keputusan dari partai yang diajak koalisi, tentunya berharap Demokrat mendukung kami,” pintanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Tanjungpinang Bobby Jayanto, bahwa pihaknya mendatangi Kantor DPD Partai Demokrat bersama rekan-rekannya untuk mengambil formulir pendaftaran.

“Mudah-mudahan dengan kedatangan kami ini dapat tercipta kerjasama yang baik,” ungkap Bobby Jayanto yang juga Ketua Komisi I DPRD Kepri.

Sementara, Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Kepri, Remon Roxis mengungkapkan, bahwa sejauh ini ada delapan orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran calon Gubernur Kepri, dan satu calon yang sudah mengembalikan.

Kedelapan orang  tersebut yakni, Apri Sujadi, Ansar Ahmad, Huzrin Hood, Ismeth Abdullah, Hamid Rizal, Irwan Nasir, Azwirman, Muhammad Rudi. Tuturnya. ( Li)

Editor : Nikson Juntak

Related posts