Menilik Kemeriahan Pesta Perkawinan Rio Simanjuntak dan Vivi Silalahi di Gedung HKBP Batam

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Diawali marsibuhai-buhai yang merupakan acara pembuka dalam rangkaian pernikahan adat Batak. Sebelum melakukan pemberkatan dan pesta adat, mempelai pria terlebih dulu menjemput mempelai wanita di kediamannya di Batuaji, Kecamatan Batuaji Kota Batam bersama keluarga.

Dilanjutkan pada pemberkatan Rio Simanjuntak dengan Vivi Oktaviani Silalahi oleh Pdt.Kardi Simanjutan S.Th, Sabtu (5/10/2019) di Gereja HKBP Lubuk Baja Batam. Usai acara ucap janji pernikahan dilanjutkan adat Batak di gedung serbaguna HKBP tersebut.

Read More

Loading...
Orangtua Rio, D Simanjuntak/St.Pasaribu S.Pd

Tamu-tamu undangan duduk di kursi plastik memadati meja-meja kayu panjang yang disusun sedemikian rupa di depan pelaminan pengantin. Di setiap meja, tersedia sudah disiapkan air minum botol aqua. Itulah sekilas pandangan memasuki lantai satu gedung serbaguna HKBP Batam.

“Saya takjub, suasana pestanya benar-benar ramai dan diperkirakan ada 1500 orang tamu yang hadir. Hal itu tidak dipungkiri karena orang tua pengantin Laki -laki, bapak D Simanjuntak dengan ibu St. Pasaribu orang gaul dan banyak teman,” kata Pdt. Herbin Simanjuntak M.Th, Sekretaris PSSSI Batam Timur.

Lanjut Herbin, acara adat perkawinan Batak Toba ini biasanya dilangsungkan selama kurang lebih 3 jam. Nantinya tamu-tamu bersalaman dengan mempelai, foto bareng, menyantap makanan prasmanan, lalu pulang.

Orangtua Vivi, Silalahi/br Situmeang

Sementara, pesta perkawinan adat Batak Toba terasa lebih lama dan rumit, karena sebagian besar prosesi adat dilakukan pada satu waktu. Acara dilanjutkan dengan adat Batak lainnya yakni, memberikan ulos kepada kedua pengantin dan juga pada keluarga dekat yang disampaikan para keluarga kedua belah pihak. Pungkas Herbin. ( Daniel)

Editor : Nikson Juntak

  • Whatsapp

Related posts