Besok, Aksi Damai Jilid 2 Mahasiswa Ibnu Sina ke DPRD dan Polda Kepri

  • Whatsapp
Saat mahasiswa berjibaku dengan seorang oknum PNS DPRD Batam

TELISIKNEWS.COM,BATAM –Aliansi mahasiswa dan pemuda kota Batam akan melaksanakan aksi damai jilid 2 ke gedung DPRD Batam dan Polda Kepri, terkait tindakan dugaan anarkis yang dilakukan oleh oknum pengawai negeri sipil dan oknum honorer dilingkungan dewan tersebut.

Menurut Agus Presma, Presiden BEM Ibnu Sina menyampaikan bahwa, aksi damai jilid 2 akan dilakukan Selasa, 6 Agustus 2019 sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Aksi tersebut diawali dari gedung DPRD Kota Batam.

Read More

Loading...

Selanjutnya, aksi damai ini berjumlah sekitar 180 orang dari mahasiswa dan pemuda kota Batam. Nantinya, para mahasiswa dan pemuda akan menyampaikan orasi terkait pemukulan yang dilakukan oleh oknum PNS dewan dan honorernya.

Inilah pokok orasi, kata Agus Presma yang akan disampaikan nanti pada ketua Dewan dan Kapolda Kepri antara lain:
1. Kami mendukung Polri untuk menegakkan proses hukum di negara kesatuan RI, membrantas dan menindak kekerasan dan premanisme sampai ke akar -akarnya.

  1. Proses secara adil, kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oknum -oknum pegawai dan honorer DPRD Batam kepada tiga mahasiswa STIE Ibnu Sina yang mengalami luka fisik dan psikologi dikeroyok di depan umum.
  2. Meminta Menpan RB melalui kepala kepegawaian untuk test psikologi dan kejiwaan pegawai DPRD Batam yang melakukan kekerasan dan pemukulan terhadap mahasiswa Ibnu Sina Batam.

  3. Meminta Polda Kepri untuk mengusut tuntas proses hukum sesuai pasal 351 KUHP dan pasal 170 KUHP.

Lanjut Agus, tiga mahasiswa yang mendapat kekerasan tersebut yaitu: Ivan, Akbar dan Habibi. Ketiganya langsung lakukan Visum ke Rumah Sakit Elisabet Batam Center, setelah itu membuat laporan ke Polsek Batam Kota.

“Pihak Polsek Batam Kota masih menunggu hasil visum dari RS Elisabet, katanya hasilnya 2 Minggu baru keluar,”tutur Agus Presma, Senin (5/8/2019) kepada Telisiknews.com.

Nikson Juntak

Related posts