Dokter Didi : Sifatnya Memediasi Pasien dengan RS Hermine, Kok Mau Dipanggil Ombudsman

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Adanya dugaan mal administrasi atas laporan dari orang tua seorang bayi prematur bernama Azura Hafidzah di RS Graha Hermine Batuaji Batam, mendapat tanggapan serius dari Direktur rumah sakit dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam.

Apalagi berita tersebut tambah heboh dengan adanya pernyataan Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Siadari di media sosial yang menyebut akan segera memanggil pihak RS Graha Hermine serta  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, terkait dugaan mal administrasi dalam penolakan perawatan terhadap bayi premature Rimansyah.

Kadis Kesehatan Batam,dr.Didi Kusmaryadi

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmaryardi S.PoG mengatakan, selaku Kadis kesehatan Batam sifatnya hanya memediasi pertemuan dengan pihak RS dengan orang tua anak, ini malah mau di panggil ombudsman.

“Lah salahnya saya apa?. Kita hanya memediasi pertemuan saja, kemarin itu saya anjurkan kepada orang tua pasien untuk mengadu ke MKEK, Bawas RS dan Ombudsman, kalau belum puas. Malah Kita dianggap salah,” kata Didi Kusmaryardi, Sabtu (3/8/2019) pada Telisiknews. com.

Kemudian Direktur Rumah Sakit Graha Hermine Batam, Fadjri menjelaskan bahwa, pihaknya tidak ada penolakan bayi itu. Bahkan, Fadjri mengakui, bayi itu sempat menjalani perawatan di unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Graha Hermine Batam.

Selain itu, Fadjri juga membantah jika pihaknya disebutkan meminta Down Payment (DP) sebesar Rp 15 juta terhadap orangtua pasien, Rimansyah.

Menurutnya, tidak pernah melakukan itu, apalagi sampai mengharuskan pasien untuk segera membayarnya.

“Atas nama kemanusiaan, kami siap membantu. Bahkan kami telah menyarankan orang tua pasien untuk mendaftarkan bayinya dengan BPJS, namun dia menyebutkan BPJS nya menunggak” kata Fadjrin.

Terkait akan adanya pemanggilan Kadis Dinkes Batam oleh Ombudsman, saat di konfirmasi kepada Lagat Siadari dan mengatakan bahwa, dia baru kemarin menerima laporannya  dan Minggu depan akan diplenokan.

“Laporan baru Saya terima kemarin dan minggu depan akan di plenokan. Dan belum mengetahui lebih jauh terkait persoalan ini, setelah pleno baru ketahuan,” kata Lagat Siadari, Sabtu (3/8) pada media ini.

Nikson Juntak

Related posts