10 Taruna Poltekip PKL di Lapas dan Rutan Batam, Ini Pesan Kakanwil Kemenkumham Kepri

  • Whatsapp

TELISIKNEWS.COM,TANJUNGPINANG,- Puluhan Taruna Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan) melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) Pemasyarakatan di Kepulauan Riau sesuai dengan jurusan dan bidang masing-masing.

Mereka diterima langsung oleh Zaeroji selaku Kakanwil Kemenkumham Kepri, yang didampingi oleh Kepala Divisi Imigrasi, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Pemasyarakatan serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham, Selasa (11/6/ 2019) di ruang rapat Kantor Kementerian hukum dan hak asasi manusia Tanjungpinang.

Read More

Sebelum para Taruna Poltekip ditempatkan di Lapas dan Rutan yang ada di wilayah hukum Kepri, Zaeroji memberikan sambutan dan arahan. Kakanwil berpesan, agar para Taruna untuk dapat melihat serta mencontoh kinerja senior yang teladan dan dapat berprilaku baik dalam bekerja karena tidak semua sama.

Para Taruna Poltekip foto bersama dengan Kakanwil Kemenkumham Kepri

“Saat di lapangan para Taruna harus cerdas dalam membedakan mana yang baik dan yang patut dicontoh,” pesan Zaeroji.

Selain itu, Kakanwil juga menekankan tentang pentingnya mengedepankan rasa malu dibanding dengan rasa takut, karena dengan rasa takut selama kita merasa masih ada hubungan baik dengan pejabat, dan kita akan sering menganggap remeh dan cenderung santai sesuai dengan regulasi yang ada.

Sebaliknya kata Zaeroji, apabila sudah mengedepankan rasa malu, kita akan bertanggung jawab dengan segala hal. Karena jika kita merasa kurang baik dalam perkataan dan perbuatan, maka rasa malu kita akan selalu berusaha untuk menjadi pribadi lebih baik lagi. Tegas Zaeroji.

Selanjutnya, saat di lapangan nilai etika menjadi hal penting, diatas teori dan teknik yang sudah ada SOPnya. “Kedepankanlah integritas dibanding kemampuan maupun kecerdasaan, karena kecerdasan tanpa integritas dapat merusak organisasi,” pinta Kakanwil.

Tugas taruna yang sekarang adalah untuk membawa instansi menjadi lebih baik, “Jaga nama orang tua, jaga nama Institusi, jaga nama pimpinan serta jaga nama baik kalian. Jangan melakukan tindakan serta perbuatan yang dapat menimbulkan efek negatif baik bagi diri sendiri maupun institusi, ” pungkas Zaeroji mengakhiri arahannya kepada para Taruna Poltekip.

Kemudian, menurut Rinto selaku Humas Kemenkumham Kepri, dari puluhan Taruna yang datang ke Kepri, sebanyak 10 Taruna Poltekip akan di tempatkan pada Lapas dan Rutan Kota Batam. (Humas Rinto)

Editor : Nikson Juntak

 

Related posts