Benarkan Joy Sihombing, Korban Yang Meninggal di PT BAS Siswa SMKN 5 Batuaji ?

452

TElISIKNEWS.COM,BATAM – Joy Sihombing (17 tahun), satu dari dua orang yang meninggal dunia di PT Bandar Abadi Shipyard ( PT BAS) akibat dugaan kelalain kecelakaan kerja.

Subkontaktor PT Sukses Jonatan (PT SJ ) mendapat kerjaan dari PT. Bandar Abadi Tanjung Uncang. Saat itu, Joy Sihombing dan Muslim Ritonga mendapat perintah dari pengawas ( Forman) PT SJ untuk membuka tutup tanki.

Namun naas bagi keduanya, minimnya pemahaman dan tata cara untuk pekerjaan tersebut berujung maut. Keduanya meninggal.dunia karena diduga menghirup gas beracun dari dalam Tanki kapal tongkang tersebut, Sabtu ( 9/6/2018) sekitar pukul 15.30 wib.

Apa Benar Joy Sihombing, Korban di PT BAS Siswa SMKN 5 Batuaji ..?

Penelusuran media ini serta  diungkapkan salah seorang warga Batuaji mengatakan bahwa, Joy Sihombing Sihombing merupakan siswa kelas IX Sekolah Mencegah Keterampilan (SMK) Negeri 5 Batuaji Batam.

Menurut sumber, selesai melaksanakan Praktek Kerja Lapangan ( PKL) dari sekolah di perusahaan yang berbeda. Maka di sela – sela libur sekolah, Joy diajak bekerja ditempat kerja orang tuannya di PT SJ.

Maksud hati ingin meringankan beban hidup orang tuannya ditambah untuk memperdalam pengetahuannya, tapi tanpa diduga musibah terjadi. Kurangnya pengawasan dari pihak pemberi kerja yaitu PT BAS mengakibatkan orang lain jadi korban. Ungkapnya.

Lanjutnya, PT BAS bukan sekali ini terjadi kecelakaan kerja dan bahkan beberapa nyawa sudah pernah melayang disana. Namun pihak Dinas Tenaga Kerja seakan tutup mata pada PT Bandar Abadi Shipyard itu.

Bahkan evaluasi untuk perbaikan setelah adanya kejadian kecelakaan kerja jarang terlihat. Buktinya, korban masih tetap berjatuhan di PT BAS tersebut. Tuturnya, Rabu (13/6)2018) sore.

Untuk menghindari agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, ikuti tahapan proses tank cleaning secara umum sbb:

  1. Gas Freeing
    Gas Freeing merupakan sebuah proses menghilangkan gas-gas yang berbahaya, (seperti H2S) di dalam tangki sebelum dimulai proses berikutnya. Proses demikian termasuk dalam tahap persiapan.

Sebelum dilaksanakannya pekerjaan tank cleaning secara keseluruhan perlu dilakukan gas freeing dengan tujuan agar pada saat pengecekan pertama (first man entry), diharapkan sudah bebas dari berbagai gas-gas yang berbahaya, meskipun demikian tim yang ditugaskan wajib memakai perlengkapan perlindungan lengkap, seperti chemical,resistance cover all, breathing apparatus, sepatu safety dan helm.

  1. Tank Washing
    Tank Washing merupakan proses Sebelum dilakukannya demucking, kotoran yang menempel di dinding tangki dibersihkan dengan air yang bertekanan tinggi, dengan mesin tank washing ( butterworth) yang didesain bisa berputar 360 secara vertikal dan horizontal, supaya kotoran tersebut terjatuh dan mengendap didasar tangki bersama endapan lumpur lainnya.

Selain itu juga bertujuan untuk melunakkan lumpur yang sudah mengerak pada dinding tangki, sehingga akan mempermudah proses scrapping dinding tangki, dan mempersingkat waktu pekerjaan.

  1. De-Slopping
    Air sisa tank washing, atau air ex-ballasting di buang terlebih dahulu agar proses de-mucking bisa dilakukan. Dengan pertimbangan bahwa air sisa tank washing dan juga bekas ballasting adalah termasuk bahan berbahaya dan beracun (B3) maka proses pembuangannya pun dilakukan dengan standar dan prosedur pembuangan limbah B3.

  2. De-Mucking
    Merupakan sebuah proses pembersihan dan pengangkatan lumpur minyak (oily sludge) dari dasar tangki ke area lain misalnya main deck kapal. Untuk hasil yang maksimum dari proses tank cleaning, proses de-mucking sebaiknya dilakukan secara satu kesatuan dengan scrapping.

  3. Sludge Packaging
    Pengepakan adalah proses yang menjadi kesatuan dengan demucking, lumpur minyak yang telah diangkat ke permukaan misalnya permukaan kapal  main deck dan di kemas dengan sludge bag, yaitu kantong yang terdiri dari dua lapis.

Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kebocoran (spill) dari kantong tersebut. Kemudian beberapa sludge bag akan dimasukkan ke dalam jumbo bag, atau kantong yang lebih besar, agar mempermudah proses pemindahan dari kapal tanker tersebut ke kapal cargo limbah.

Nikson Juntak