Mega Mak Cik Siap Gebrak Pasar Dangdut Indonesia dan Singapura

101

TELISIKNEWS.COM,BATAM – Siapa yang tak kenal Mega Mak Cik, Penyanyi sekaligus Pesinetron Pelakon di Singapura.

Baru-baru ini Ia merilis single terbaru album kompilasi bersama Elvy Sukaesih “Lengket”, dan sukses mencuri perhatian warga Negeri Singa.

Bukan hanya itu, Perempuan asal Pekanbaru ini dalam waktu dekat akan membuat gebrakan baru. Mega Mak Cik akan menggarap album mini terbaru berkolaburasi dengan artis dangdut Koplo fenomenal Sodiq Monata Grup.

Sedikit bocoran bagi masyarakat Kota Batam, pembuatan video klip album mini terbaru Mega Mak Cik, seluruhnya akan mengambil latar belakang destinasi wisata di dua Negara. Yakni Kota Batam Indonesia dan Singapura.

Mega Mak Cik hijrah ke Singapura pada tahun 1995, melalui perjuangan dan proses yang cukup panjang Ia mulai merintis menjadi seorang penyanyi dan Pesinetron.

“Pertama kali saye menyanyi juga main film di sana. Banyak sekali proses perjuangan ke Singapura, banyak banget pertanyaan. Insyaallah sampai sekarang saya sudah PR (permanen resident) di sana (Singapura),” kata Mak Cik, Jumat (18/5).

Perempuan kelahiran 25 Agustus 1980 ini juga mengaku sangat menyukai dunia hiburan. Sejak kecil Mega Mak Cik mengaku sudah terbiasa dengan akting, sehingga Ia tidak canggung saat bermain sinetron pelakon Singapura dan sangat menikmati pekerjaannya.

“Lagi pula saye selalu dapat peran antagonis dari sutradara. Dan kalau untuk menyanyi, saye suka musik dangdut karena bisa menghibur orang dengan bergoyang. Semua pasti happy kalau ada musik dangdut,” ujar Mak Cik.

Mega Mak Cik optimistis, penggarapan album baru kolaborasi bersama Sodiq Monata Grup, akan membuat pencinta musik dangdut di tanah air dan Negara tetangga Indonesia, Singapura dan Malaysia akan lebih terhibur.

“Untuk judulnya masih kita rahasiakan, saya mau membuat kejutan kepada masyarakat,” ujarnya.

Mega Mak Cik juga menambahkan, mini album bersama Sodiq Monata Grup akan di pasarkan ke empat Negara, termasuk Indonesia.

“Kita akan pasarkan di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan tentu Indonesia,” katanya.

Nikson Juntak