Musofa: Seharusnya Hindari Kesan Hura-hura Perpisahan Siswa SMANSA di Hotel

TELISIKNEWS.COM, BATAM – Sebenarnya momen perpisahan sekolah dalam hal ini SMANSA Batam, tidak seharusnya dilaksanakan di hotel berbintang 4 karena kesan dan maknanya tidak pas saat perekonomian yang sedang terpuruk.

Seyogianya para guru harus memahami kondisi ekonomi saat ini, alangkah baiknya jika perpisahan itu dihindari di hotel dan diadakan di sekolah sehingga makna dan kesan antara murid dan guru tetap harmonis.

“Saya sangat menyayangkan hal itu, bahwa perpisahan siswa seolah-olah hanya hura -hura saja tanpa ada makna,” ungkap Musofa selaku pemerhati sosial pada media ini.

Musofa mengungkapkan, acara perpisahan cukup dilakukan di sekolah dengan menampilkan kreatifitas siswa. Ini jauh lebih bermakna jika dibandingkan dengan dilakukan di hotel yang kental dengan kesan hura-hura dan mewah.

“Kalau di sekolah kan bisa menampillan pentas seni. Konsumsinya bisa sederhana, kan jauh lebih murah,” pungkasnya.

Lanjut Musofa, setelah perpisahan siswa ini selesai, para orangtua murid masih memikirkan kelanjutan pendidikan anaknya. Dengan biaya sebesar satu juta, sudah bisa mempergunakan pada kebutuhan kelanjutan anaknya.

Terkait perpisahan SMANSA ini, informasi adanya pro dan kontra sudah didapatkan. Banyak orangtua siswa menolak tapi.karena terpaksa dan malu anaknya tidak ikut, mau tidak mau harus diikutikan.

“Informasi pro dan kontra sudah saya dengar dari orangtua siswa, mereka mengeluh. Tapi karena malu dengan anak jika dibilang tidak memperhatikannya,” tutur Musofa yang juga anggota DPRD Kota Batam.

Terkait perpisahan yang kental.dengan hura-hura, mencoba meminta tanggapan dari beberapa anggota Komisi IV DPRD Propinsi Kepri, mereka tidak mau berkomentar. Perlu juga diketahui, sejak SMA, SMK dan SLB peralihan dipegamg Pemprop Kepri, persoalan gaji guru -gyru telat dibayarkan. Buktinya, sudah 4 bulan para guru honor belum terima gaji dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

Sebelumnya, Sekolah Menengah Atas Negeri satu ( SMANSA) Sekupang Kota Batam. Yang notabene merupakan sekolah favorit yang diisi oleh anak- anak pejabat BuMN, Pemko Batam dan sebagian dari anak yang kurang mampu sedang melaksanakan perpisahan siswa, Sabtu (14/4/2018) di hotel Planet Holiday Batam.

Biaya yang sangat fantastik, karena setiap siswa diwajibkan membayar satu (1) juta. Sehingga sebagian orangtua siswa yang tidak mampu pro dan kontra.

Nikson Juntak

SHARE