Jumat Agung di Gereja HKBP Batam Center. Dia Tak Pernah Setengah Hati

TELISIKNEWS.COM, BATAM – Yesus telah menanggung hukuman bagi dosa kita dan membuka jalan keselamatan untuk semua orang. Dia tak pernah setengah hati mengorbankan diri Nya untuk umat manusia.(Johannes 19:28- 37 )

“Jadilah Kristen pemenang bukan pecundang,”tegas, Pdt.Marjuang Sitindaon S.Th, dalam khotbahnya saat Jumat Agung di gereja HKBP Batam Center,Jumat (30/3
/2018).

Lanjut Pdt Marjuang, ada tiga hal penting tentang pengorbanan Yesus pada Jumat Agung ini. Pertama Yesus mati, Johannes 19:28. Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia–supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci.

Dia tahu bahwa sebentar lagi Dia pasti mati, dan dengan kematian-Nya memang segala sesuatu telah selesai.

Kedua, “Aku haus!” Johannes 19:29. Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.

Kehausan adalah satu aspek dari penderitaan-Nya. Dia dicambuk, Dia berdarah, Dia berada di kayu salib dan Dia haus. Dia berkata Aku haus, supaya mereka memberikan kepada-Nya anggur asam yang ada di situ.

Kemudian, Joh 19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Tampaknya anggur bercampur mur menjadi semacam obat bius yang meredakan rasa sakit, maka ditolak oleh Tuhan Yesus, karena Dia merasa Dia harus sadar mengalami penderitaan itu. Kemudian Dia meninggal, supaya tawaran-Nya dapat digenapi.

Nikson Juntak

SHARE