Dokter Dino: Terdakwa Sempat Periksa Kehamilannya, Sebelum Bayinya Ditemukan di Toilet BIP

TELISIKNEWS.COM, BATAM – Kawasan Industrial Batamindo sempat geger, adanya penemuan sosok mayat bayi tak berdosa ditemukan tong sampah di toilet Klinik Batamindo Industrial Park (BIP) Muka Kuning Batam, pada tanggal 16 Nopember 2017 tahun lalu.

Sebelumnya, terdakwa Indarti yang disebut sebagai ibu bayi malang tersebut datang ke RS Casa Medika, pada tanggal 9 Nopember 2017 untuk melakukan USG kandunganya.

“Ia datang ke RS Casa Medika untuk memeriksa kandungannya. Saat diperiksa dengan USG, usia kandunganya baru 29 Minggu dan bayinya masih hidup saat itu,”kata dokter Dino Gagah SpOG, Rabu (21/2 /2018) saat memberi keterangan sebagai saksi ahli di PN Batam.

Dokter Dino juga menerangkan terkait kandungan terdakwa, bahwa bayi tersebut dilahirkan pada usia 31 Minggu sehingga belum layak alias Premature. Dalam proses persalinan itu dapat dilakukan orang yang belum pernah melahirkan tanpa di bantu orang lain. Adanya cairan atau lendir maka dia melakukan dengan cara ngedan.

Ada beberapa penyebab lahir prematur yaitu: wanita dengan riwayat penyakit dan kebiasaan tertentu diperkirakan memiliki kecenderungan melahirkan prematur. Disebut bayi lahir prematur, sebelum usia kehamilan 36 Minggu di dalam rahim sang ibu. Kelahiran prematur dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang sering sulit diprediksi.

Lanjut Dino, kelahiran prematur dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang sering sulit diprediksi. Bayi yang lahir prematur, terutama yang lahir sebelum mencapai usia 36 Minggu, sering kali mengalami berbagai masalah kesehatan antaralain :

Infeksi

Sebagian kasus kelahiran prematur disebabkan infeksi bakteri pada sistem reproduksi dan saluran kemih. Bakteri mengeluarkan substansi yang dapat melemahkan selaput di sekitar kantung amnion dan menyebabkan ketuban pecah lebih dini. Bakteri ini juga dapat menyebabkan inflamasi dan infeksi pada rahim, bahkan saat selaput yang menyelubungi rahim masih utuh.

Adapun infeksi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, termasuk : Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore dan trikomoniasis.Infeksi saluran kemih atau asymptomatic bacteriuria yang umumnya tidak disertai gejala, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan urin untuk mendeteksi bakteri.

Sehingga disarankan bagi yang belum pernah mengalami persalinan prematur, sebaiknya menjalani pemeriksaan dan penanganan terhadap vaginosis bakterialis untuk mengurangi risiko kelahiran prematur.

Kedua penyakit atau kondisi tertentu seperti diabetes, gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi. Selain itu, masalah pada plasenta seperti plasenta previa atau abruptio plasenta juga bisa membuat bayi lahir prematur. Plasenta previa adalah kondisi ketika plasenta tertanam terlalu dekat dengan serviks atau mulut rahim.

Penderita plasenta previa ini rentan mengalami pendarahan yang hebat, sehingga sering kali memerlukan operasi. Abruptio plasenta atau solusio plasenta merupakan kondisi ketika plasenta mulai memisahkan diri dari dinding rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa sang ibu dan bayinya.

Kemudian soal gaya hidup, kebiasaan buruk sehari-hari juga dapat memicu bayi lahir prematur seperti :merokok saat hamil, mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang, kurang mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi. Tutur dokter Dino saat majelis hakim meminta penjelasan soal keahliannya.

Perbuatan terdakwa Indarti diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 80 Ayat (3), (4) UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Kata Jaksa penuntut umum, Suhesti SH.

Nikson Juntak

SHARE