Tiang Tol Ambruk 7 Pekerja Luka, Semua Proyek Infrastruktur akan di Hentikan

TElISIKNEWS.COM, JAKARTA – Kembali terjadi kecelakaan kerja pembangunan di proyek infrastruktur. Kali ini tiang girder Tol Bekasi – Cawang – Kp Melayu ambruk. Sebanyak 7 pekerja mengalami luka. Ini merupakan peristiwa yang ke sekian kalinya dalam beberapa bulan ini.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR), bertanggung jawab atas keseluruhan proyek infrastruktur melakukan evaluasi. Untuk sementara semua proyek yang elevated akan dihentikan sementara. Proyek elevated ini seperti jembatan layang hingga LRT.

“Pagi tadi kami sudah diskusi dengan Pak Menteri. Perintah pertama adalah moratorium semua pekerjaan akan kami hentikan. Semua pekerjaan yang elevated akan kita hentikan semuanya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi Moerwanto di lokasi di DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2).

Dia menjelaskan, akan dilakukan analisis mengapa peristiwa girder ambruk terus terjadi. Penghentian ini dilakukan hingga ada perbaikan prosedur pekerjaan

Sampai masing-masing kontraktor pelaksana dan pemilik pekerjaan, mengajukan lagi metode kerjanya dan pengawasan prosedur yang akan dilakukan dengan betul,” tegas dia.

Arie menegaskan, siang ini direktur utama perusahaan yang menangani kontrak akan dipanggil.

“Pekerjaan dihentikan semuanya untuk sementara. termasuk besok pagi kita akan lifting jembatan Poltekam di Jayapura (Papua), bahwa direktur jembatan datang ke sana untuk mengevaluasi lagi prosedur kerja,” tegasnya.

“Secara umum kalau dilihat sepintas, nanti dibahas secara detail lagi bahwa kegagalan terjadi di formwork pengecoran. Nanti kita akan evaluasi dan memberikan langkah-langkah perbaikan supaya kejadian tidak terjadi lagi,” tutup dia.

Insiden bekisting pier head jatuh di Tol Becakayu ambruk terjadi pada pukul 03.00 WIB. Akibat insiden tersebut sebanyak 7 pekerja mengalami luka -luka. (NK)

Sumber: kumparan.com

SHARE