Benarkah Ada Dampak Cuaca Ekstrim dan Gangguan Kesehatan Saat Supermoon?

75

TELISIKNEWS.COM, BATAM – Benarkah ada dampak cuaca Ekstrim dan gangguan kesehatan saat Supermoon..?

Menurut para ahli, fenomena Supermoon tidak berdampak ekstrim dengan cuaca dan kesehatan masyarakat di dunia.
Dunia akan disuguhkan aksi dari Supermoon terbesar. Itu adalah julukan ketika bulan berada dalam jarak terdekat dengan bumi.

Namun dibalik fenomena langka itu, sering terdengar beberapa mitos. Seperti adanya tsunami dan gangguan kesehatan. Tapi jangan panik, menurut beberapa ahli itu semua belum tentu benar.

Dari sisi cuaca, fenomena Supermoon tidak berpengaruh secara signifikan. Memang ketika bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, akan terjadi pasang surut air, namun tidak ekstrim. Hanya naik beberapa sentimeter.

BMKG Batam Himbau Waspada Banjir ROB Akibat Supermoon.

Batam – Parmin, Kepala BMKG Kota Batam dalam rilisnya menjelaskan adanya peningkatan ketinggian air laut yang disebabkan fenomena Supermoon, dan diprediksi akan menyebabkan beberapa wilayah di Batam akan mengalami Banjir ROB.

Menurut Parmin, pengaruh kedekatan ini membuat gaya gravitasi antara bulan dan bumi semakin besar. Akibatnya terjadi adanya peningkatan pada pasang air laut yang lebih dari biasanya.

“Terjadinya pasang surut air laut karena gaya gravitasi bumi dan bulan. Ketika terjadi Supermoon, pasang air jadi tambah naik,” ujarnya, Selasa (02/01/2018).

Ketinggian air laut selama fenomena ini terjadi akan mencapai 3,1 cm. Fenomena tersebut berlangsung dari tanggal 1- 4 Januari 2018. Dan diperdiksi ada empat daerah pesisir yang akan berpotensi mengalami banjir ROB, yaitu Batu Merah,Tanjung dan Tanjung Uma.

Akibat buruk dari fenomena ini, dihimbau agar masyarakat mematuhi apa yang dikeluarkan BMKG. Supermoon kali ini terjadi bersamaan dengan kondisi angin yang terbilang kencang di beberapa wilayah Kepri.

“Kepada masyarakat dihimbau untuk berhati-hati karena gelombang ombak tinggi diakibatkan angin kencang,” himbaunya.

Nikson Juntak